Karuni, 15 April 2026 – Universitas Katolik (Unika) Weetebula melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) sukses menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Telaah Instrumen Audit Mutu Internal (AMI) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Auditor Internal pada tanggal 14–15 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Maria Ratu Damai, Unika Weetebula.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Unika Weetebula dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) guna mendukung pencapaian akreditasi unggul. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2025/2026 agar berjalan lebih optimal, sistematis, dan sesuai dengan regulasi terbaru.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan dan pemateri sesi 1, Rektor Unika Weetebula, Dr. Wilhelmus Yape Kii, S.Pt., M.Phil., M.A., menegaskan pentingnya penguatan budaya mutu di lingkungan Unika Weetebula. Rektor Unika Weetebula menekankan bahwa pelaksanaan AMI bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola institusi secara berkelanjutan.

Peserta Kegiatan

Lokakarya hari pertama difokuskan pada telaah dan penyelarasan instrumen AMI dengan kebijakan terbaru, khususnya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 serta Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) terbaru. Peserta terlibat aktif dalam diskusi kelompok untuk mengidentifikasi kesesuaian indikator dan melakukan penyempurnaan instrumen audit agar lebih relevan dan komprehensif.

Sementara itu, hari kedua diisi dengan kegiatan bimbingan teknis yang bertujuan meningkatkan kapasitas auditor internal. Materi yang disampaikan meliputi konsep dan prinsip audit mutu internal, etika komunikasi audit yang efektif, penggunaan instrumen dan checklist audit, hingga pembagian tim auditor untuk pelaksanaan AMI mendatang.

Ketua panitia, Kristoforus Dowa Bili, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menghasilkan sejumlah capaian penting, di antaranya penyempurnaan instrumen AMI yang selaras dengan regulasi terbaru; meningkatnya pemahaman dan kesiapan auditor internal dalam melaksanakan audit secara profesional dan objektif.

Peserta kegiatan terdiri dari pimpinan rektorat, ketua dan sekretaris program studi, serta 18 auditor internal Unika Weetebula. Nasasumber dalam kegiatan ini adalah Tim Kerja LPM Unika Weetebula. Keterlibatan berbagai pihak ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sistem penjaminan mutu yang kuat dan terintegrasi.

Auditor Internal Unika Weetebula

Sebagai tindak lanjut, LPM akan melakukan finalisasi instrumen AMI, penugasan auditor melalui Surat Keputusan Rektor, dan pelaksanaan audit di seluruh unit kerja. Hasil audit menjadi dasar dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) dan penyusunan rencana tindak lanjut untuk peningkatan mutu berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Unika Weetebula semakin menegaskan langkah memperkuat tata kelola mutu pendidikan tinggi yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Galeri Video

Loading